Kelompok Tani Tarip Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kampung Langgoan
Tanah Merah, InfoPublik — Upaya pemberdayaan masyarakat terus dilakukan di Kampung Langgoan, Distrik Iniyandit, Kabupaten Boven Digoel melalui aktivitas Kelompok Tani Tarip. Keberadaan kelompok tani ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga membuka akses pangan sehat, menciptakan peluang kerja, serta memperkuat perekonomian kampung.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, pada Senin (5/1/2026) dilaksanakan pembuatan papan nama Kelompok Tani Tarip. Kelompok ini merupakan salah satu kelompok pertanian yang hingga kini masih aktif berproduksi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Kampung Langgoan.
Ketua Kelompok Tani Tarip, Aknelala Kimbinaka, menjelaskan bahwa kelompok tani tersebut berdiri sejak tahun 2022 dan terus berjalan hingga 2026 dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian hortikultura.
“Kelompok Tani Tarip membudidayakan berbagai tanaman pangan dan sayur-sayuran, seperti kacang panjang, labu putih, gambas, sawi, kangkung cabut, jagung manis, terung, dan rica,” ujar Aknelala.
Ia menambahkan, dalam mendukung aktivitas pertanian, Kelompok Tani Tarip mendapatkan pendampingan serta bantuan dari Dinas Pertanian. Bantuan tersebut meliputi pupuk, bibit tanaman, serta peralatan kerja seperti sekop, cangkul, linggis, dan tangki semprot.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas kelompok serta memenuhi kebutuhan pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.
Melalui keberadaan Kelompok Tani Tarip, diharapkan sektor pertanian di Kampung Langgoan terus berkembang dan menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
(MC Boven Digoel/Carukh)